GAZA -- Israel melancarkan gempuran udara terhadap Jalur Gaza beberapa jam setelah serangan bom menewaskan seorang serdadu Israel dan mencederai tiga temannya di dekat Jalur Gaza. Seorang pejuang Hamas dilaporkan terluka dalam serangan di bagian selatan Gaza.
Pasukan Israel juga menyerbu Jalur Gaza menyusul serangan bom hari Selasa, dan seorang warga Palestina terbunuh, kata sumber medis Palestina seperti dikutip Republika Newsroom, Selasa (27/1/2009). Ini merupakan insiden bentrokan paling sengit sejak serangan Israel terhadap Hamas di Gaza berakhir dengan kedua pihak menyatakan gencatan senjata terpisah.
Belum ada kelompok yang menyatakan melakukan serangan bom hari Selasa terhadap patroli militer Israel di dekat perlintasan perbatasan Kissufim. Seorang perwira Israel terluka parah dalam ledakan itu, dan beberapa tentara lain terluka ringan, kata jurubicara militer Israel.
Warga Palestina di Kissufim mengatakan, mereka bisa mendengar suara helikopter Israel berputar-putar di atas dan bunyi tembakan gencar. Petugas medis di Gaza mengatakan, seorang petani Palestina terbunuh akibat tembakan. Kantor berita Associated Press mengutip Hamas mengatakan, salah seorang anggotanya terluka dalam gempuran udara yang terjadi kemudian terhadap kota kecil Khan Younis di dekat Rafah. Laporan lain menyebutkan dua orang terluka dalam serangan.
Israel menutup perlintasan perbatasan ke Gaza akibat serangan terhadap patrolinya, kata para pejabat Israel, dan itu menghentikan arus pasok bantuan untuk 1,5 juta jiwa warga Gaza. Badan-badan bantuan mengalami kesulitan untuk memenuhi keperluan mendesak puluhan ribu warga yang mengungsi, kehilangan tempat tinggal dan terluka di Gaza.




KOTA GAZA -- Salah satu bagian dari sebuah rumah sakit di Kota Gaza terbakar setelah Israel melancarkan serangan udara terhadap lokasi berdekatan, kata
GAZA -- Tank-tank Israel memuntahkan tembakan mortir dan menewaskan enam warga Palestina di satu sekolah milik Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Para saksimata mengatak...


