YOGYAKARTA -- Taman Budaya Yogyakarta akan menggelar Pasar Kangen Jogja 2009. Program tahunan ini menampilkan beragam seni tradisi dan kuliner yang dikemas dalam suatu nuansa pasar tradisional.
''Kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan Taman Budaya Yogyakarta yang diadakan setiap tahun sekali,'' kata Drs Suyata, Ketua Penyelenggara Pasar Kangen Jogja 2009 (PKJ 2009) di Yogyakarta, Selasa (2/6/2009).
Dijelaskan Drs Suyata, pada penyelenggaraan sebelumnya, respon masyarakat terhadap acara ini sangat bagus. Untuk tahun ini peserta PKJ 2009 semakin meningkat ditambah tahun lalu.
''Jika sebelum ada 20 jenis kesenian tradisi yang tampil, tahun ini 25 kesenian tradisi yang ditampilkan. Kesenian yang nantinya tampil termasuk jenis kesenian langka, yang jarang dipentaskan selama ini,'' kata Suyata.
Kesenian langka, lanjut Suyata, antara lain kesenian Thethelan dari Gunung Kidul, Kuntulan dari Sleman, Phekbung dari Bantul, kesenian Umi Jono dari Kulonprogo.
Selain kesenian, juga akan dihadirkan pedagang makanan tradisional, seperti Dawet, Slondok, Srabi Solo, Wajik, Kipo, Klepon, Cenil, Gethuk, Thiwul, Jenang, Besengek, Sego Gudangan, Manggut Lele, dan Krupuk Telo. Juga akan menghadirkan stand tukang pijit, barang klithikan, karikatur, lilin hias, dan hal unik-unik lainnya.
''Bagi yang berminat masih dibuka kesempatan mendaftarkan diri ke panitya hingga tanggal 4 Juni 2009. Untuk peserta semua tanpa dipungut biaya, alias gratis,'' kata Suyata.
PKJ 2009 akan berlangsung 6-11 Juni 2009. Pembukaan akan dilangsungkan pada Sabtu (6/6/2009) pukul 15.30 WIB. Acara ini akan dibuka Didik Nini Thowok. Selain membuka acara, Didik Nini Thowok nantinya juga akan melakukan ngamen dengan tariannya. ***








